Showing posts with label Microsoft. Show all posts
Showing posts with label Microsoft. Show all posts

Windows 7 bajakan versi China, lengkap dengan tanda tangan CEO Microsoft

  Bukan rahasia lagi kalau Sistim Operasi Windows 7 sudah banyak beredar dengan harga cukup murah (alias bajakan) tetapi yang dilakukan oleh Cina ini adalah sebuah software bajakan yang terkeren yang pernah kami lihat.

 Seiring dengan pengumuman Microsoft bahwa mereka telah mengeluarkan Windows 7 OS dalam bentuk USB Flashdisk, di Cina juga telah beredar bajakan Windows 7 dalam bentuk paket USB Flashdisk.

Lihat saja bentuk kemasan yang ada, mana pernah kita temukan di Indonesia, sebuah software bajakan seperti ini?

Yang lebih hebatnya lagi, di bagian bawah depan packaging tersebut juga disertai tandatangan dari CEO Microsoft yaitu Steve Ballmer.

Versi Bajakan Windows 7 OS dalam bentuk USB Flashdisk ini dijual dengan harga US$ 14 (sekitar Rp. 140.000).

Emang kalau mau nipu jangan tanggung-tanggung.

Sumber

Microsoft Corporation

Founder(s): Bill Gates dan Paul Allen
         Microsoft Corporation (NASDAQ: MSFT, didirikan 1975), berkantor pusat di Redmond, Washington, AS, adalah perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia (dengan lebih dari 50.000 karyawan di berbagai negara, hingga Mei 2004).

Microsoft mengembangkan, membuat, melisensikan dan mendukung beragam jenis produk software untuk berbagai peralatan perkomputeran. Produknya yang paling terkenal adalah kelompok sistem operasi Microsoft Windows, yang telah ada di mana-mana dalam pasar komputer desktop.

Strategi bisnis Microsoft yang agresif telah mengakibatkan beberapa penyelidikan pemerintah, termasuk tuntutan hukum federal pada tahun 1998 di mana Microsoft dinyatakan telah secara ilegal menggunakan kekuatan monopolinya untuk mengalahkan pesaingnya; melalui aksi banding dan negosiasi, Microsoft telah mengurangi pengaruh dari keputusan ini pada pengoperasian perusahaan dan status keuangannya.

Produk dan organisasi

Microsoft menjual beragam produk software. Banyak dari produk tersebut dikembangkan secara internal, misalnya Microsoft Basic. Beberapa produk dibeli dari pihak lainnya lalu dimerek ulang oleh Microsoft untuk distribusinya, seperti Microsoft Project, sebuah program manajemen proyek; Visio, sebuah program pentabelan; DoubleSpace; Virtual PC yang dibeli dari Connectix; dan bahkan MS-DOS sendiri, yang menjadi awal kesuksesan Microsoft dalam dunia pembuatan dan pemasaran perangkat lunak.

Pada bulan April 2002, Microsoft diorganisasi ulang kepada tujuh unit bisnis utama. Mereka adalah:
- Windows Client (mengelola client, server dan sistem operasi bernama Microsoft Windows)
- Information Worker (mengelola produk software perkantoran)
- Microsoft Business Solutions (mengelola jasa bisnis dan aplikasi proses)
- Server and Tools (mengelola perangkat pengembangan dan software server yang terintegrasi)
- Mobile and Embedded Devices (mengelola palmtop dan jasa telepon)
- MSN (mengelola jasa berbasis-web)
- Home and Entertainment (mengelola hardware dan software konsumen)

Sumber: DetikInet

Code Windows 7

       Windows 7 (sebelumnya berkodekan Blackcomb atau Vienna) merupakan versi Microsoft Windows yang menggantikan Windows Vista. Microsoft mengumumkan bahwa pengembangan Windows 7 akan berjalan dalam tiga tahun. Versi klien dari Windows 7 akan dirilis dalam versi 32-bit dan 64-bit walaupun versi servernya (yang akan menggantikan Windows Server 2008) akan dirilis hanya dalam versi 64-bit.


Fitur yang ada di Windows 7 dibanding versi Windows sebelumnya:

User Interface: Seperti sudah disebutkan sebelumnya, jangan mengharapkan tampilan yang revolusioner dari Windows 7, sebab hampir mirip dengan Vista. Sedikit perbedaan mungkin Windows 7 tampil dengan lebih 'bersih', dengan tidak diramaikan terlalu banyak icon di halaman desktopnya. Di sebelah kanan bawah halaman desktop, Microsoft bahkan membatasi penggunaan icon menjadi lebih sedikit yakni cuma 4 icon.

Gadget: Pengguna Windows 7 dibebaskan berkreasi dengan icon gadget semisal jam, CPU meter, kalender dll, karena bisa ditempatkan di sembarang tempat pada halaman desktop. Sementara di Vista, icon gadget hanya bisa 'diparkir' di sebelah kanan tampilan.

Action Center: Microsoft membuat suatu pusat kontrol baru di Windows 7 yang diberi nama Action Centre. Lewat fitur ini, user dapat melakukan modifikasi sekuriti, maintenance, penyelesaian trouble shooting hingga mengetahui isu-isu apa saja yang tengah terjadi di komputer user.

Themes: Windows 7 juga menyajikan pilihan themes yang lebih bervariasi. Wallpaper juga bisa diatur untuk berubah secara otomatis dalam rentang waktu yang sudah ditentukan.

Pinning: Fitur ini dibuat untuk memudahkan user mencari file yang sering mereka buka. Jadi, semacam ada jump list.

Snap: Fitur ini digunakan bagi mereka yang ingin lebih mudah ketika mau membandingkan dokumen. User tak perlu repot-repot men-drag ukuran file, tinggal menggeser dokumen tersebut ke kiri/kanan file tersebut akan secara otomatis berubah menjadi setengah ukuran. Sementara jika digeser ke atas/bawah, maka file itu akan kembali ke ukuran sebenarnya.

Hoffer: Fitur ini berfungsi untuk mengubah halaman yang dibuka menjadi transparan. Tombol hoffer sendiri berada di sebelah kanan bawah halaman desktop.

Media Center: Fitur media center sebenarnya bukan barang baru di keluarga Windows, karena sebelumnya ada di Vista. Namun di Windows 7, tampilan media center disulap menjadi lebih menarik. User bisa memainkan file musik dan memutar koleksi foto/gambar secara otomatis.

Sharing Koneksi: Fitur ini juga sebelumnya telah hadir di Vista, namun Windows 7 membuatnya menjadi lebih mudah. Hanya dalam 4 langkah, user bisa sharing koneksi internet dengan user lainnya.

Direct Access: Fitur ini hanya bisa digunakan untuk pelanggan korporat. Fungsinya untuk mengindahkan penggunaan virtual private network (VPN) agar utilisasi bandwidth menjadi lebih optimal.

Branch Cache: Fitur ini juga hanya untuk pelanggan korporat, yang secara otomatis menempatkan file yang telah di-download oleh seorang pegawai dari suatu sumber di internet ke dalam jaringan intranet kantor. Alhasil, jika ada pegawai lainnya yang ingin men-download file yang sama, dia tidak perlu lagi men-downloadnya dari sumber awal. Hal ini tentunya akan menghemat bandwidth.

Sumber: DetikInet

Versi Windows 7

       Microsoft akan merilis Windows 7 dengan berbagai versi. Sebanyak 6 versi telah dipersiapkan.

Microsoft akan menawarkan Windows 7 dalam banyak versi yang nampaknya akan membingungkan seperti Windows Vista. 6 versi OS terbaru tersebut terdiri dari:

Windows 7 Starter Edition - Ini khusus diperuntukan netbook dan negara berkembang. Pada OS ini Anda hanya mampu menjalankan 3 aplikasi saja secara bersamaan.

Windows 7 Home Basic - Sama seperti Strater Edition, aplikasi ini lebih ditujukan juga untuk negara berkembang, terlebih bagi pengguna komputer pemula.

Windows 7 Home Premium - Untuk versi yang satu ini, Microsoft menawarkan pengalaman Windows Media Center dan fitur lain untuk digunakan di rumah.

Windows 7 Professional - Sama seperti Windows Vista Business yang lebih mengkedepankan aplikasi untuk korporat kecil menengah dengan luang lingkup kerja yang lumayan besar, disini ada beberapa tambahan beberapa fitur keamanan.

Windows 7 Enterprise - versi ini akan dijual dalam jumlah besar untuk korporat. Dengan sistem ini para perusahaan yang membeli lisensi ini, diharapkan mampu menghemat ongkos pengeluaran.

Windows 7 Ultimate - Beberapa fitur di dalam Windows 7 Ultimate sama seperti yang ada di versi Enterprise, akan tetapi dapat dimiliki oleh konsumen biasa, karena dijual bebas oleh Microsoft.

Kemungkinan setiap versi akan mempunyai harga yang berbeda. Saat ditawarkan, Windows 7 Ultimate beta dilaporkan dapat bekerja baik pada netbook seperti Asus Eee PC.

Flashdisk Windows 7

       Microsoft dirumorkan bakal menjual sistem operasi terbarunya, Windows 7, dalam USB Flash Disk. Seorang sumber internal Microsoft menyatakan kalau petinggi perusahaan mempertimbangkan kemungkinan itu di samping model penjualan biasa via DVD.

Salah satu alasan utama kebijakan ini adalah untuk mewadahi para pemakai netbook. Sebab seperti diketahui, perangkat komputer mini tersebut umumnya tidak memiliki pemutar DVD terintegrasi dan mengandalkan colokan USB.

HTML 5 Dalam Bentuk Modern

      Setelah mendapat kritikan dari berbagai pihak pembuat browser serta pengembang web, Microsoft akhirnya memutuskan bahwa HTML 5 akan menjadi standar baru bagi Internet Explorer (IE). Standarisasi HTML 5 ini memberi berbagai fitur serta peningkatan browser, seperti pada Google, Mozilla dan Apple.

"Sebagai bagian dari rencana kita di masa depan, tim IE telah meninjau ulang draft spesifikasi HTML 5. Nantinya kita membutuhkan feedback dan akan mendiskusikannya," ujar Adrian Bateman, Internet Explorer program manager, dalam mailing list W3C, yang dilansir Softpedia.

Adrian juga mengatakan akan segera mendiskusikan hal tersebut kepada publik, untuk mendapat perkembangan yang lebih baik. Terkait hal itu IE kini juga mendapat dukungan baik dari Mozilla, Apple, Google serta Opera.

Tak seperti browser lainnya, IE 8 belum support bagi beberapa komponen draft HTML 5, seperti DOM Store, Cross Document Messaging, Cross Domain Messaging, serta Ajax Navigation.

HTML 5 ini akan menjadi standar baru bagi HTML 4.01 dan XHTML 1.0. Beberapa fitur yang menarik nantinya adalah tag video dan audio, dimana nantinya pihak pengembang dapat membuat aplikasi richmedia, berbasis JavaScript. Teknologi penting lainnya adalah geolocation, serta peningkatan kapabilitas grafis web.

Sumber: DetikInet

Windows 7 Perusak Bangsa

      Free Software Foundation (FSF) mengumumkan kampanye perang terhadap sistem operasi anyar milik Microsoft, Windows 7. FSF menilai Windows 7 sebagai 'pengkhianat' dengan mengambil hak dari pengguna komputer.


Bentuk kampanye perang terhadap Windows 7 ini mereka lakukan dengan membeberkan tujuh 'dosa' sistem operasi milik perusahaan yang dibangun Bill Gates tersebut. Ketujuh dosa tersebut mereka pampang di dalam situs mereka yang beralamat di Windows7Sins.org.

New ANTIVIRUS Microsoft software Release

     Microsoft memenuhi janjinya untuk menyediakan peranti lunak antivirus buatan mereka sendiri. Selasa 29 September 2009, Microsoft melemparkan software yang diberi nama Microsoft Security Essentials (MSE) tersebut ke publik.


MSE yang merupakan software antivirus pertama milik Microsoft tersebut kompatibel dengan seri sistem operasi milik Microsoft, yaitu Windows XP, Windows Vista, dan Windows 7. Software ini diberikan secara gratis, dengan mengunduhnya di situs milik Microsoft. Namun sayang, aplikasi ini hanya tersedia untuk di beberapa negara saja, seperti Amerika Serikat, Israel, China, dan Brasil. Demikian yang dilansir melalui PC World, Selasa (29/9/2009).


Microsoft mengumumkan MSE pertama kali dengan kode Morro pada akhir tahun lalu. Kahadiran MSE secara gratis itu membuat beberapa perusahaan antivirus terguncang. Sebab, mereka takut Microsoft bakal menguasai pasar antivirus untuk PC.


Pada akhir Juni lalu, MSE dirilis dalam versi beta yang terbatas untuk publik. MSE versi beta harus dirancang dengan baik dan mudah digunakan. Interface utama menggunakan satu jendela dengan empat tab, dan warna kode untuk status di bagian atas, sehingga pengguna dapat melihat sekilas apakah PC-nya dilindungi atau tidak.


Menurut Kepala Tim Software Keamanan Komputer Microsoft Theresa Burch, MSE didesain untuk menemukan dan mematikan virus berbahaya, yang berpotensi mencuri password dan informasi personal lainnya di dalam PC. Bahkan MSE juga mampu menemukan virus yang dapat menjadikan PC sebagai distribusi spam.


Microsoft yakin akan kemampuan MSE yang mampu membersihkan jaringan dari malware yang biasa hingga yang luar biasa. Nantinya, lanjut Burch, jika MSE menemukan sesuatu yang mencurigakan, dia tidak langsung memblokir program tersebut, namun akan terlebih dahulu berkolaborasi dengan server Microsoft sebelum membiarkan program tersebut beroperasi.

Windows Mobile Sudah Tidak Jaman

       WP7 (Windows Phone 7) benar-benar baru, bukan sekedar sebuah sistem operasi ponsel pendahulu (Windows Mobile), start menu, soft key dan home screen telah ditiadakan.


Tampilan Windows Phone 7


Sama seperti OS Windows 7, WP7 kini dilengkapi fitur multi-touch dengan display WVGA berteknologi sub pixel positioning. Teknologi ini diklaim Microsoft memudahkan sebuah teks untuk terbaca dalam keadaan apapun.


Tampilan layar WP7 ini lebih terkesan 'tebal' dengan lima buah ikon yang dapat diakses langsung. Di antaranya: Internet Explorer, Phone, Text, People, Pictures dan Multimedia (Zune).


Saat pengguna mengakses ikon Multimedia, WP7 langsung berubah fungsi menjadi Zune. Alhasil layaknya Zune, pengguna dapat menikmati konten-konten hiburan.


Di bawah ikon tersebut masih terdapat lima kolom besar: Calendar, Exchange, Windows Live, Me serta Xbox Live. Fitur-fituer tersebut adalah prototype yang dipamerkan pada ajang MWC (Mobile World Congress) 2010.


Kita nantikan update informasi teknologi berikutnya.

Sumber

 
Redesign by who?